Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

SEKATEN

Gambar
 Sekaten  Sekaten adalah upacara memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw di lingkungan Keraton Yogyakarta/Maulud. Selain untuk Maulud, sekaten diselenggarakan pada bulan Besar (Dzulhijjah). Pada perayaan ini gamelan Sekaten diarak dari keraton ke halaman masjid Agung Yogya dan dibunyikan siang-malam sejak seminggu sebelum 12 Rabiul Awal. Tradisi ini dipelopori oleh Sunan Bonang. Syair lagu berisi pesan tauhid dan setiap bait lagu diselingi pengucapan dua kalimat syahadat atau syahadatain, kemudian menjadi sekaten.

TAHLILAN

Gambar
TAHLILAN  Tahlilan adalah upacara kenduri/selamatan dengan membaca surat Yasin dan ayat pilihan lain, diikuti kalimat tahlil (laa ilaaha illallah), tahmid (Alhamdulillah)& tasbih (subhanallah). Tradisi dari kebiasaan orang Hindu&Budha yaitu kenduri, selamatan, dan sesaji. Dalam Islam, tradisi ini mengandung kemusyrikan, kemudian Sunan Kalijaga mengubah sesaji menjadi berkat atau nasi yang dibawa pulang peserta.

huap lingkup

Gambar
  huap  Lingkup Prosesi  huap lingkup  dilakukan dengan cara kedua pengantin disuapi oleh kedua orang tuanya masing-masing dan dilakukan secara bergantian.Dimulai disuapi oleh para ibu dan kemudian dilanjutkan oleh para bapak. Setelah itu, kedua mempelai akan saling menyuapi melalui bahu masing-masing.  Huap lingkup  merupakan simbol sebagai suapan terakhir yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya. Prosesi ini menandakan bahwa kasih sayang yang diberikan oleh kedua orang tua terhadap anak dan menantu sama besarnya.
Gambar
   Pabetot  Bakakak Hayam Dalam Bahasa Indonesia,  pabetot bakakak hayam  mempunyai arti saling menarik ayam bakar. Pasangan suami istri duduk dengan berhadapan dan memegang kedua paha ayam bakakak yang kemudian ayam tersebut akan ditarik bersama-sama dengan berlawanan arah hingga terbelah menjadi dua.Siapapun yang mendapatkan bagian paling besar, harus membaginya dengan pasangan  melalui cara digigit bersama-sama. Prosesi  pabetot bakakak hayam  menjadi simbol bahwa berapapun rezeki yang didapat harus dibagi dengan adil dan dinikmati bersam-sama.

ngerik

Gambar
  Ngerik Prosesi  ngerik  adalah kegiatan memotong sedikit rambut calon mempelai perempuan. Pemotongan rambut ini dilakukan oleh kedua orang tua dari calon mempelai perempuan. Hal tersebut memiliki makna untuk mempercantik diri secara lahir dan batin.

ngaras

Gambar
Ngaras Setelah prosesi  seserahan , tahapan prosesi berikutnya yaitu  ngaras . Dalam prosesi  ngaras  ini, kedua calon mempelai ini memohon restu kepada kedua orang tua mereka.Prosesi  ngaras  ini harus dilakukan dengan sakral sebab prosesi ini merupakan simbol penghormatan kepada kedua orang tua. Tata cara  ngaras  yaitu kedua calon pengantin membasuh kaki orang tua mereka. Suasana saat prosesi  ngaras  pada umumnya akan terasa haru.

Ngecagkeun Aisan

Gambar
 Ngecagkeun Aisan Calon pengantin perempuan seolah digendong oleh kedua orang tuanya dengan menggunakan kain samping gendongan. Setelah itu, bapak dari calon pengantin perempuan akan berjalan ke depan sambil membawa sebuah lilin menuju ke tempat sungkeman.Tahap tersebut mempunyai arti bahwa jasa orang tua tidak memiliki batas. Lalu, hingga tiba di area sungkeman, kain yang digunakan untuk menggendong calon pengantin perempuan akan dilepaskan.Hal tersebut memiliki makna bahwa lepasnya tanggung jawab orang tua untuk menjaga putrinya serta memberikan rasa tanggung jawab tersebut kepada calon mempelai laki-laki.

Ngibikan

Gambar
Ngibakan Prosesi  ngibakan  atau Siraman juga menjadi salah satu prosesi pernikahan yang penting. Sama seperti prosesi siraman dalam adat Jawa lainnya, prosesi siraman versi Sunda ini umumnya dilakukan saat tiga hari sebelum hari-H akad nikah.

pengertian kebudayaan

Gambar
 5.Ki Sarmidi Mangunsarkoro https://id.m.wikipedia.org/wiki/Berkas:Sarmidi_Mangunsarkoro_PYO.jpg Kebudayaan adalah segala yang merupakan hasil kerja jiwa manusia

pengertian kebudayaan

Gambar
 4.Dr.Moh.Hatta https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta  Berpendapat Kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu bangsa.

pengertian kebudayaan

Gambar
 3. R. Seokmono https://id.m.wikipedia.org/wiki/Soekmono Menurut R. Seokmono Kebudayaan adalah seluruh hasil usaha manusia, baik berupa benda ataupun hanya berupa buah pikiran dan dalam penghidupan.

pengertian kebudayaan menurut ki hajar dewantara

Gambar
  Ki Hajar Dewantara https://suarapemerintah.id/ Menurut Ki Hajar Dewantara Kebudayaan berarti buah budi manusia yaitu hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.

Sikepan sindur

Gambar
6.sikepan Sindur Sikepan sindur adalah prosesi ketika membentangkan kain (sindur) pada kepala kedua mempelai. Prosesi ini dilakukan oleh sang ibu mempelai dan menggiringnya menuju ke pelaminan. Sedangkan sang ayah akan menuntun perjalanan mempelai sembari memegang sindur tersebut. Tujuan pernikahan adat Jawa ini adalah harapan besar yang diberikan orang tua kepada mempelai agar selalu erat karena telah dipersatukan. Makna prosesi ini juga berisi pengharapan agar pengantin baru siap menjalani bahtera rumah tangga beserta segala kebahagiaan dan kesukarannya. baca juga balangan gantal

Balangan gantal

Gambar
5.Balangan gantal Balangan artinya saling lempar dan gantal artinya daun sirih yang diikat. Daun sirih yang diikat dengan benang lawe ini berisi kapur sirih, bunga pinang, secuil gambir, dan irisan tembakau hitam. Prosesi ini mengisyaratkan kedua mempelai saling melempar cinta dan kasih sayang. Baca juga: kembang mayang nikahan adat jawa Saat kedua mempelai dipertemukan dari arah berlawanan, mereka akan saling melempar gantal. Biasanya prosesi ini dilakukan ketika kedua mempelai berjarak kurang lebih dua meter. Prosesi ini dimulai saat mempelai pria melemparkan gantal ke arah dahi, dada, dan lutut mempelai wanita. Kemudian dibalas oleh mempelai wanita dengan melempar ke arah dada dan lutut mempelai pria.

Kembar Mayang

Gambar
 4.Kembar Mayang Kembar mayang terdiri dari rangkaian janur, daun, dan ornamen-ornamen lainnya yang memiliki makna masing-masing. Kembar mayang akan dibawa oleh dua orang wanita dan dua orang pria yang belum menikah. Baca juga :Injak telur nikahan jawa Janur kuning ada yang dirangkai menyerupai keris yang bermakna pengantin harus berhati-hati, pandai, dan bijaksana dalam mengarungi bahtera rumah tangga kehidupan. Selain itu juga ada yang dirangkai menyerupai burung yang bermakna motivasi yang tinggi dalam menjalani hidup berumah tangga.

Injak telur

Gambar
 3.Injak Telur Pada prosesi ritual injak telur dalam upacara pernikahan adat Jawa terdapat kandungan makna yaitu agar pemikiran dua pasangan pengantin ini sama, agar cepat mendapat keturunan, dijauhkan dari segala mara bahaya, dapat menyelesaikan masalah bersama-sama serta agar kehidupannya kelak berlangsung harmonis.

Midodareni

Gambar
 Midodareni Tradisi midodareni adalah rangkaian upacara pernikahan dalam adat Jawa yang dilakukan pada malam hari, sehari sebelum acara panggih atau temu pengantin. Malam midodareni juga dengan sebutan malam 'pangarip-arip' yang menjadi malam terakhir masa lajang bagi kedua mempelai. menurut kepercayaan masyarakat Jawa, pada malam tersebut banyak bidadari yang turun dari kayangan. Para bidadari datang untuk memberikan doa restu kepada calon pengantin wanita, sehingga wajah sang mempelai akan terlihat cantik seperti bidadari. Baca juga :makna siraman sebelum pernikahan/adat jawa Hal ini membuat calon mempelai wanita harus terus berada di dalam kamar, atau dikenal dengan istilah dipingit.

Neundeun Omong

Gambar
  Neundeun Omong Langkah awal dalam prosesi pernikahan adat Sunda adalah  neundeun omong . Dalam prosesi ini dipertemukan dua keluarga calon mempelai laki-laki dan perempuan sebelum lamaran.Pada prosesi  neundeun omong  ini, calon mempelai laki-laki akan meminta restu lalu menanyakan kepada pihak perempuan perihal kesiapannya untuk dilamar. Acara prosesi  neundeun omong  dapat dilakukan secara santai tetapi tetap bersifat serius.Pihak keluarga laki-laki dapat membawa buah tangan, misalnya seperti buah-buahan atau makanan tradisional guna untuk diberikan kepada keluarga calon mempelai perempuan. Dalam acara tersebut, kedua pihak keluarga membahas perihal detail lamaran. Tahap tersebut mempunyai arti bahwa jasa orang tua tidak memiliki batas. Lalu, hingga tiba di area sungkeman, kain yang digunakan untuk menggendong calon pengantin perempuan akan dilepaskan.