Ngecagkeun Aisan

 Ngecagkeun Aisan


pernikahan adat sunda


Calon pengantin perempuan seolah digendong oleh kedua orang tuanya dengan menggunakan kain samping gendongan. Setelah itu, bapak dari calon pengantin perempuan akan berjalan ke depan sambil membawa sebuah lilin menuju ke tempat sungkeman.Tahap tersebut mempunyai arti bahwa jasa orang tua tidak memiliki batas. Lalu, hingga tiba di area sungkeman, kain yang digunakan untuk menggendong calon pengantin perempuan akan dilepaskan.Hal tersebut memiliki makna bahwa lepasnya tanggung jawab orang tua untuk menjaga putrinya serta memberikan rasa tanggung jawab tersebut kepada calon mempelai laki-laki.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Midodareni

Pengertian kebudayaan menurut prof.Dr.Koentjoroningrat